Kalimat Pembuka Acara …


Tentunya banyak di antara kita yang sering mesti berbicara di depan
orang banyak. Kesempatan ini sangat luas, di berbagai peristiwa. Misalnya saat memberi kata-kata sambutan, memberikan ceramah, memimpin doa dan banyak lagi yang lainnya. Sebelum berbicara, biasa pembicara memulai dengan ucapan pujian-pujian ke hadirat Allah swt., membaca syahadat, membaca sholawat dan sebagainya.
Rasa-rasanya kurang afdhal jika pembicaraan dimulai dengan sekedar kata-kata, ”Alhamdulillah … kita panjatkan puji syukur … dan seterusnya”. Memang tidak mengapa, hanya kurang greget aja kaleeeee … Apalagi jika sambutan dilakukan dalam kegiatan yang sifatnya keagamaan secara khusus.
Nah … dengan latar belakang itulah maka tulisan ini dibuat. Kata-
kata pembuka yang ditulis pada tulisan ini, memang berani tampil beda. Bedanya di mana? Jika biasanya ucapan dimulai dengan memberikan salam dan baru kemudian pujian-pujian, maka di sini dimulai dengan puji-pujian dan rombongannya, baru kemudian memberikan salam. Ada beberapa da’i atau penceramah yang suka menggunakan kalimat pembuka dengan model seperti ini.
Jika Anda suka tantangan baru, tidak ada salahnya mencoba salah satu resep ini. Semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih kepada Ustadz Tri Mulyono, Lc ingkang sampun kersa paring pitulungan ngge nyerat seratan meniko.
Lengkapiun seratan meniki saged dipun unduh wonten ziddu utawi teng wordpress. Matur nuwun.
Naskah asli dalam Latex :

\documentclass[12pt]{article}
\usepackage{arabtex} 
\usepackage[bahasa] {babel}
%\usepackage[geometry]{top=2}
\hyphenation{per-to-long-an}
\author{dwi sakethi \\
        dwijim@unila.ac.id \\
        http://www.dwijim.wordpress.com \\
        0816 403 432
}
\title{\Huge Kalimat Pembuka Acara}
\begin{document}
\maketitle 
Tentunya banyak di antara kita yang sering mesti berbicara di depan orang banyak.
Kesempatan ini sangat luas, di berbagai peristiwa. Misalnya saat memberi kata-kata
sambutan, memberikan ceramah, memimpin doa dan banyak lagi yang lainnya.
Sebelum berbicara, biasa pembicara memulai dengan ucapan pujian-pujian ke hadirat 
Allah swt., membaca syahadat, membaca sholawat dan sebagainya.
\par
\indent
Rasa-rasanya kurang afdhal jika pembicaraan dimulai dengan sekedar kata-kata,
"Alhamdulillah ... kita panjatkan puji syukur ... dan seterusnya". Memang tidak
mengapa, hanya kurang \textit{greget aja kaleeeee} ... Apalagi jika sambutan
dilakukan dalam kegiatan yang sifatnya keagamaan secara khusus. 
\par
\indent
Nah ... dengan latar belakang itulah maka tulisan ini dibuat. Kata-kata pembuka
yang ditulis pada tulisan ini, memang berani tampil beda. Bedanya di mana? Jika
biasanya ucapan dimulai dengan memberikan salam dan baru kemudian pujian-pujian,
maka di sini dimulai dengan puji-pujian dan rombongannya, baru kemudian memberikan
salam. Ada beberapa da'i atau penceramah yang suka menggunakan kalimat pembuka dengan
model seperti ini. 
\par
\indent
Jika Anda suka tantangan baru, tidak ada salahnya mencoba salah satu resep ini.
Semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih kepada Ustadz Tri Mulyono, Lc ingkang
sampun kersa paring pitulungan ngge nyerat seratan meniko. \\ \\ 
\fullvocalize
\setcode{arabtex}
\begin{arabtext}
\noindent
inna al-.hamda lillahi $\odot$ na.hmaduhu wa nasta`Inuhu
wa nasta.gfiruhu $\odot$  wa na`U_du bial-ll_ahi min ^surUri
'anfusinA $\odot$ wa min sayyi'Ati 'a`mAlinA $\odot$ man yahdI 
al-ll_ahu falA mu.dilla lahu $\odot$ wa man yu.dlil falA hAdiya lahu $\odot$ 
'a^shadu 'an lA 'il_aha 'illA al-ll_ahu $\odot$ 
wa 'a^shadu 'anna mu.hammadaN rasUlu al-ll_ahi  $\odot$ 
'al-l_ahumma .salli `al_A mu.hammadiN wa .sa.hA batihi mina al-muhAjirIna 
wa al-'an.sAri wa man tabi`ahum 'il_A yawmi ad-dIni $\odot$ \\
'ayyuhA al-'i_hwaT / al-'a_hwAt ... na^skuru al-ll_ah ta`A l_A `al_A ni`matihi
al-kabIraT $\odot$ wa min ni`amihi `alaynA ma`rifaTa al-ll_ah wa ad-dIn wa
ar-rasUl wa ad-da`waTa $\odot$ wa ha_dihi al-jamA`aTa al-mubArakaT $\odot$
waka_dalika ma`rifaTa 'anfusinA $\odot$ ha_dA al-layl / an-nahAr / al-masA'  
al-mubArakaT ... najtami`u fI ha_dA al-majlisi li'Ajli al-'u_huwwaT 
wa ad-da`waT 'il_A al-ll_ah $\odot$ nas'alu al-ll_ah ta`A l_A al-birri wa at-taqwaY
wa al-`AfiyaT fI badaninA fI al-'ahli wa al-'awlAd$\odot$ \\
'u.hayyi'ukum bita.hiyyaTi al-'islami ta.hiyyaTaN min `indi al-ll_ahi mubArakaTaN 
.tayyibaTaN ta.hiyyatu 'ahli al-jannaTi ... \\
'assalAmu `alaikum wa ra.hmatu al-ll_ahi wa barakAtuhu ...
\end{arabtext}
Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, kita memohon pertolongan Allah,
kita memohon ampunan-Nya, dan kita memohon perlindungan-Nya dari keburukan diri kita
dan dari keburukan amal-amal kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka
tidak ada yang mampu menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan-Nya maka 
tiada yang mampu memberi hidayah kepadanya. \\
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad 
adalah utusan Allah. Semoga sholawat dicurahkan kepada Nabi Muhammad saw., kepada
sahabatnya dari kalangan Muhajirin dan kalangan Anshar dan kepada siapa saja yang
mengikuti jejak mereka hingga akhir zaman. \\
Saudara/saudari sekalian ... kita bersyukur kepada Allah swt. atas nikmat-Nya yang
begitu banyak dan atas nikmat-Nya sehingga kita mengenal Allah, agama-Nya, Rasul-Nya,
da'wah-Nya dan kepada golongan kita yang semoga diberi keberkahan-Nya. Dan demikian
juga sehingga kita mengenal diri kita. Pada kesempatan ini ... (malam/siang/masa) 
yang semoga diberkahi  oleh-Nya ... kita berkumpul di sini untuk menjalin persaudaraan
dan menyeru kepada Allah. Kita memohon kepada Allah swt. atas kebaikan dan ketaqwaan,
kesehatan atas diri kita, keluarga kita dan anak-anak kita ... \\
Saya menyampaikan salam pembuka kepada kalian, salam Islami, salam yang berasal dari
Allah swt., penuh keberkahan dan kebaikan, salam penghuni syurga ... \\ 
\begin{arabtext}
'assalAmu `alaikum wa ra.hmatu al-ll_ahi wa barakAtuhu ...
\end{arabtext}\\ \\
%\hspace{31}
Tulisan ini pada awalnya ditulis tangan oleh Ustadz Tri Mulyono, Lc.
Kemudian ditulis ulang dengan \LaTeX oleh dwijim.
Jika ada kesalahan atau kekeliruan dalam tulisan ini, mohon
diberitahukan kepada dwi sakethi 0816-403-432 atau dwijim@unila.ac.id
untuk dilakukan perbaikan. Terima kasih atas saran, masukan atau kritiknya. \\
Tulisan ini dapat diunduh di www.dwijim.wordpress.com. Semoga bermanfaat.

\end{document}

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.504 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: