Rekayasa perangkat lunak, untuk apa ?


Pak Yasin seorang petani di daerah Tanggamus. Kesederhanaan sudah
bukan hal yang perlu disadarkan kepadanya (karena memang nggak bisa
hidup mewah). Suatu hari Pak Yasin akan membangun sebuah gubug di
sawahnya. Maka tanpa perlu konsultasi ke arsitektur, tanpa ba bi bu …, Pak
Yasin pun segera membangun sendiri gubugnya. Tanpa analisa berapa biaya
dan waktu, tanpa perencanaan, gubugnya pun dalam sehari sudah berdiri
… tentu saja dengan tidak megahnya … 🙂 Tidak tahunya, baru sehari
dinikmati, Pak Yasin ingin mengubah arah gubugnya, supaya mudah dan
enak kalau sholat. Maka tanpa ba bi bu juga, ia pun segera membongkar
kembali dan mengubah gubugnya. Bisa dibilang dengan $0 gubugnya pun
sudah berubah arah. Meski masih tidak megah.
Pak Rahman seorang bussiness man. Dalam rangka mengembangkan bis-
nisnya, Pak Rahman akan membangun sebuah gedung bertingkat 11. Melalui
salah seorang koleganya, Pak Rahman akhirnya berkonsultasi dengan seorang
arsitek. Setelah melalui konsultasi yang intensif, akhirnya rancangan gedung
itu pun selesai. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dengan penantian
yang panjang, maka gedung itu pun selesai. Berdiri dengan megahnya …
masih ingat gubug Pak Yasin … 🙂 Apa jadinya kalau kemudian ternya-
ta Pak Rahman ingin mengubah gedung yang tadinya menghadap ke timur
menjadi ke arah barat ? Berapa biaya, waktu, tenaga yang harus dikelu-
arkan lagi … 😦 Apalah jadinya kalau hari ini pasang pintu, besoknya diganti
jendela, dan akhirnya malah ditutup.
Dalam masalah gubug pak Yasin, pemakainya bisa dikatakan hanya be-
berapa orang. Dalam pembuatan gubug, tidak perlu memikirkan aspek
pengamanan. Mengapa ? Ya … karena menang tidak ada yang perlu dia-
mankan. Bagaimana dengan gedung pak Rahman ? Tentu saja benyak hal
yang direncanakan. Seperti misalnya, dimana letak tempat parkir, bagaia-
mana posisi pintu-pintu supaya mudah untuk menuju suatu ruangan. Juga
sistem keamanan gedung.
Gambaran pengembangan sistem informasi kurang lebih seperti itu …
Tulisan lengkap bisa diunduh di sini.

Iklan

Mudik lebaran …


Tahun 2010 Masehi atau tahun 1431 HIjriyah, aku mudik ke Bandung dan Purwokerto. Ini salah satu jepretan di studi foto terkenal di Bandung Kota Kembang.

Bandung September 2010

Bandung September 2010


Ikut mejeng sama ‘neng-neng geulis dan sholehah’
Bandung September 2010

Bandung September 2010

Tentang foto


Foto-foto ini tadinya mau disimpan di tempat lain, tapi kayaknya ada kemungkinan terhapus dan tidak boleh protes (namanya juga di tempat gratisan). Ada saran ?

Aku ingin …


aku ingin seperti matahari
selalu memberi kepada siapa saja
tanpa pamrih …
ketika kehadirannya tidak dibutuhkan,
maka matahari bersembunyi di kegelapan malam,
sehingga manusia bisa istirahat

aku ingin seperti air
memberi manfaat untuk manusia di mana saja
dari tempat hotel mewah
sampai comberan yang hitam pekat

aku ingin seperti pencuri
bangun ketika manusia sedang tertidur lelap
mencuri perhatian-Mu wahai Rab
mendoakan kebaikan untuk saudara-saudaraku, teman-temanku …

aku ingin seperti hari libur
selalu didamba kehadirannya dan
ditangisi kepergiannya

wahai Rab …
aku ingin menikmati racing MotoGP di taman syurga-Mu
bersama keluargaku, ayah ibuku, saudaraku, temanku …

Cape menghadapi hidup ini ?


Penderitaan hidup belum seberapa dibandingkan dengan perjuangan para pendahulu. Semoga lagu ini bisa menjadi penyemangat para pejuang kebaikan yang sedang gundah gulana diterpa coba.
Lagu (nasyid) ini berjudul Jejak yang dilantunkan oleh Izzatul Islam.

Murotal Al Qur’an 30 Juz


Bagi yang ingin memiliki CD Murotal Al Qur’an 30 Juz dari Syaikh Asy Syudais atau pun dari Syaikh Al Ghomidi, Anda bisa memesan di sini. Harga CD Rp 15.000,- belum termasuk ongkos kirim jika Anda berada di luar Bandar Lampung.
Anda juga bisa mencari sendiri file-file MP3 penyejuk hati di Haramain Gallery.
Contoh dari bacaan Al Qur’an oleh Syaikh Asy Syudais bisa diunduh
di sini. Surat ini adalah Surat ke-69 yaitu surat Al Haqqaah (Hari Kiamat). Semoga bisa menjadi pelipur lara untuk hati yang sedang berduka. Bacaan ini akan lebih mengena jika pendengar mengerti artinya meskipun tidak sepenuhnya.

Driver Sony Ericsson W200i


Untuk kepentingan SMS Gateway, dari beberapa jenis alat yang digunakan, maka handphone Sony Ericsson W200i ini termasuk yang cepat untuk mengirim SMS. Ini hanya berdasarkan pengalaman sendiri dan belum mencoba banyak device. Ini beberapa perbandingan yang sudah pernah dilakukan untuk untuk mengirim 1 SMS :
– Sony Ericsson W200i dan USB Modem Huawei (tipenya lupa) sekitar 5 detik.
– Nokai 3100 kurang lebih 11 – 13 detik.
– Nokia 6070 dan USB Modem AT&T Sierra sekitar 20 detik.
Bagi yang membutuhkan driver untuk Sony Ericsson W200i dapat diunduh di sini. Untuk yang perlu drvier Sony Ericsson yang lebih umum, silahkan unduh berkas Sony Ericsson PC Suite 2.10.46. Berkas ini berukuran cukup besar sekitar 42 MB. Setelah diunduh, nama berkas ini diganti namanya (rename) dengan menghilangkan ekstensi .pdf di belakangnya. Dengan demikian berkas ini bisa dieksekusi untuk memasang driver Sony Ericsson. Kok begini … karena berkas yang bernama .exe tidak akan bisa diunggah ke blog ini 🙂

Previous Older Entries