Mengetik Cepat Dengan Sepuluh Jari


Posisi tombol papan ketik yang umum digunakan di Indonesia adalah papan ketik model
QWERTY. Mengapa papan ketik ini mempunyai model seperti ini? Barangkali banyak yang
akan menjawab bahwa papan ketik model seperti ini dibuat supaya pemakai bisa mengetik
dengan cepat. Jawaban dari pertanyaan ini akan didapatkan jika kita kembali ke masa lalu.
Bagi mereka yang pernah menggunakan mesin ketik (penulis menggunakannya sekitar tahun
1986-an) tentu tahu jawabannya. Ketika mesin ketik digunakan untuk mengetik secara
cepat maka sangat berpeluang untuk terjadi belitan antar besi-besi di mesin tik. Jadi mesin
tik dengan posisi QWERTY justru dirancang supaya orang susah mengetik sehingga tidak
bisa mengetik dengan cepat. Itulah filosofi dari susunan tombol mesin tik QWERTY yang
digunakan sampai sekarang. Sebuah keterlanjuran.
Jaman berganti, konsep pun berubah, Sekarang justru dibutuhkan kemampuan menge-
tik dengan cepat. Mengetik cepat pun tidak akan menyebabkan besi-besi yang menyangkut.
Untuk mengetik tombol dan tombol f pun diperlukan energi yang sama dengan ketika
mengetik tombol a . Bandingkan dengan zaman mesin tik. Ketika mengetik tombol a
dengan kelingking kiri, sementara tombol f dengan telunjuk kiri. Tentu saja dibutuhk-
an usaha yang berbeda karena kekuatan yang berbeda antara telunjuk dengan kelingking.
Semakin cepat pemakai komputer dalam mengetik setidaknya ini akan membantu semakin
cepat menyelesaikan pekerjaan.
Selengkap … bisa diunduh wonten mriki.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: